Perancang laman web, penulis blog, pesepeda, dan pelari.




Cwie Mie 87 (Jalan Lombok)

Category : Eatery, Review · by Jan 19th, 2019

Setelah berkali-kali gojekin makanan khas Malang, Jawa Timur ini, akhirnya punya kesempatan buat nyoba makan di lapaknya langsung tadi siang. Cwie Mie 87 ini terletak di taman, sebenarnya bukan taman, lebih ke bundaran pertemuan antara Jalan Ambon dengan Jalan Lombok.

Siang tadi saya pesan cwie mie biasa tanpa topping tambahan, sementara Ami makan cwie mie dengan tambahan ati ampela.

Satu porsi “cwie mie biasa” isinya: mie, bakso dan pangsit goreng isi daging serta pangsit goreng polos tanpa isi. Jadi pangsit gorengnya ada dua. Taburannya ada ayam suir, seladah, bawang daun, bawang goreng, dan tentu saja acar timun dan rawit. Punya Ami ditambah ati dan ampela.

Saya lihat ada beberapa pengunjung uang memesan ceker ayam juga. Cekernya dibumbu balado, sayang kami sudah tanggung kenyang. Lain kali saya coba.

Cwie mie biasa tanpa tambahan topping.

Porsinya lagi-lagi pas, tidak terlalu banyak, tidak juga sedikit. Cukup untuk makan siang, menurut saya.

Mie yang digunakan seperti mie ayam, hanya saja lebih kecil dan lebih lembut, tidak kenyal. Baksonya biasa saja, hanya pelengkap saja sepertinya. Pangsit goreng dan pangsit goreng isi daginya mempunyai tekstur yang berbeda, yang berisi daging terasa lebih renyah dan lebih kering. Ati ampelanya tidak digoreng, hanya ditumis dengan bumbu kuning tebakan saya.

Kuahnya cukup, tidak terlalu gurih. Rasa asam didapat dari acarnya yang langsung dituang di mangkuk, tidak dipisah, silahkan menjadi catatan untuk mereka yang kurang suka asam.

Salah satu andalan topping tambahan di Cwie Mie 87 ini adalah kulit ayam yang digoreng kering, karena tidak sempat mencoba di sana, jadi kami bungkus kulit ayamnya. Rasanya gurih, paduan pas kalau dicampur di dalam mienya. Selain itu ada juga topping babat dan kikil.

Cwie Mie 87 Jalan Lombok

Lapaknya khas pedagang makanan pinggir jalan, terdapat tenda dari terpal dengan meja dan kursi dari plastik. Jangan khawatir kepanasan, karena terletak di bawah pohon yang rindang. Mie disajikan dalam mangkuk melamin dengan tambahan alas dari piring plastik, ini biasanya digunakan agar tidak terasa panas saat memegang mangkuknya.

Satu porsi cwie mie di Cwie Mie 87 bisa ditebus dengan harga Rp. 13.000,- saja untuk cwie mie biasa, sementara dengan tambahan topping harganya bervariasi dari Rp. 18.000,- sampai dengan Rp. 20.000,-

Lapaknya memanfaatkan kerindangan pohon, jadi pengunjung tidak kepanasan.

Waktu paling pas untuk makan di sini adalah sekitar pukul sepuluh pagi sampai tengah hari pukul dua belas. Kalau datang ketika jam makan siang, siap-siap untuk mendapati antrian yang lumayan.

Baca artikel lain mengenai Street Food.

SHARE :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.