Soto ayam, atau khususnya soto, dapat kita temui di hampir semua daerah di Indonesia. Soto ayam saja kita kenal dengan soto khas dari Madura atau Lamongan, atau yang juga sering ditemui di Yogyakarta, beda lagi sotonya. Atau soto ayam Boyolali yang kuahnya bening, tidak diberi kunyit seperti tiga jenis yang saya sebut tadi. Pun begitu, soto ayam dari Jawa ini mirip-mirip satu sama lain. Misalnya soto ayam khas Lamongan dengan soto ayam khas Madura, bedanya hanya di penggunaan koya dan soun. Itulah kenapa soto khas Madura biasanya lebih gurih, dengan kuah yang lebih pekat. Sementara soto Lamongan biasanya lebih berlemak, hasil dari kuahnya yang menggunakan kaldu dari daging dan lemak sapi. Panjang bahasan mengenai soto ini, malah terpikir untuk kelak dibuatkan bahasan tersendiri tentang kekhasan soto dari seluruh pelosok nusantara. Mudah-mudahan ada waktu, tenaga dan rejekinya. Saat ini saya sedang membahas Soto Ayam Khas Madura yang ditemui di Simpang Dago. Alasan bungkus soto di sini adalah seperti biasa, murah dan dekat rumah. Seperti yang sudah disampaikan, soto ayam Madura punya kuah yang lebih kental dan gurih, di beberapa penjual soto kuahnya yang sudah gurih kemudian ditambah lagi dengan koya. Jadi gurihnya terlalu, sulit untuk dibilang nikmat. Di Soto Ayam Madura…

View the article
@