Awal bulan jadi punya rutinitas baru sejak vaping: beli eJuice. Mengunjungi VanillaCube beberapa hari lalu mengingatkan saya pada saat pertama kali membeli produk Black’s Brew, The Totem. Setelah bulan lalu bahas Bei Nai, kali ini saya mau bahas Bungai. A photo posted by Andri Permana (@awekh) on Nov 27, 2015 at 7:05am PST Bungai dideskripsikan sebagai juice yang creamy sekaligus milky, Strawberry Vanilla Milk. Saya belajar kalau banyak sekali juice yang menjual strawberry sebagai layer utama dari produknya. Perkiraan saya adalah karena lebih akrab di lidah kita jadi akan lebih mudah diadaptasi. Dan betul saja, Bungai berhasil membuat saya menikmati vaping untuk pertama kalinya tanpa kesulitan untuk beradaptasi dengan rasanya. First Puff Strawberry yang asam saat inhale sangat tajam, segar, unik mengingat Bungai dideskripsikan sebagai juice yang creamy. Strawberry ini bukan seperti susu strawberry atau permen strawberry, tapi buah strawberry yang raw yang memang terasa sangat segar. Saat exhale baru terasa milknya, dengan aftertaste susu dan vanilla. Bisa dibayangkan, bagaimana rasanya kesegaran buah strawberry dibalut rasa susu, enak enak dan enak. Vapor tebal, kaget, karena saat itu saya baru saja ganti device dari eGo ONE ke Evic Mini. Pun masih belum memakai RDA, performa¬†Bungai di tank luar biasa. Daily Vape…

View the article
@