Andri Permana

Creative Freelancer based in Bandung




The Totem Bungai Review

Category : eJuice, Review · by Feb 6th, 2016

Awal bulan jadi punya rutinitas baru sejak vaping: beli eJuice. Mengunjungi VanillaCube beberapa hari lalu mengingatkan saya pada saat pertama kali membeli produk Black’s Brew, The Totem. Setelah bulan lalu bahas Bei Nai, kali ini saya mau bahas Bungai.

A photo posted by Andri Permana (@awekh) on

Bungai dideskripsikan sebagai juice yang creamy sekaligus milky, Strawberry Vanilla Milk. Saya belajar kalau banyak sekali juice yang menjual strawberry sebagai layer utama dari produknya. Perkiraan saya adalah karena lebih akrab di lidah kita jadi akan lebih mudah diadaptasi. Dan betul saja, Bungai berhasil membuat saya menikmati vaping untuk pertama kalinya tanpa kesulitan untuk beradaptasi dengan rasanya.

First Puff

Strawberry yang asam saat inhale sangat tajam, segar, unik mengingat Bungai dideskripsikan sebagai juice yang creamy. Strawberry ini bukan seperti susu strawberry atau permen strawberry, tapi buah strawberry yang raw yang memang terasa sangat segar. Saat exhale baru terasa milknya, dengan aftertaste susu dan vanilla. Bisa dibayangkan, bagaimana rasanya kesegaran buah strawberry dibalut rasa susu, enak enak dan enak. Vapor tebal, kaget, karena saat itu saya baru saja ganti device dari eGo ONE ke Evic Mini. Pun masih belum memakai RDA, performa Bungai di tank luar biasa.

Daily Vape

Lidah dan hidung saya mencintai juice ini, boros sekali, 30 ml habis sebelum dua minggu. Tanpa nikotin, Bungai memiliki rasa yang tebal, (sekali lagi) bahkan tanpa nikotin. Ciri khas dari produk Black’s Brew adalah ketika exhale melalui hidung maka akan menyisakan embun di rongga hidung kita, somehow saya suka. Sangat disarankan untuk daily vape karena aroma dan rasa yang dihasilkan tidak berlebihan. Hanya saja, boros.

Sebagai catatan, istri saya suka wanginya, mirip kue-kue dengan rasa strawberry ujarnya. So, that’s another plus for me.

Harga

Sama dengan Bei Nai, harganya Rp. 130.000,-. Mengenai kemasan The Totem saya sudah jelaskan dalam review mengenai Bei Nai bulan lalu, cakep. Bagaimanapun saya masih sangat berharap juice-juice lokal bisa menurunkan harga ke batas yang lebih affordable, Rp. 100.000,- per 30 ml misalnya.

Kesimpulan

I’m in love with this juice. Juice ini memberikan sensasi unik yang menurut saya paling menyenangkan. Vapor dan taste yang tebal dan kuat, bikin manja. The Totem Bungai punya nilai 5 dari 5, this is how a juice should be, memberikan sensasi menyenangkan dan tidak menimbulkan masalah (bau aneh, warna berubah, rasa menipis) bagi penikmatnya. That’s the key, stabilitas dan kepuasan.

Catatan

Device yang digunakan adalah eVic VTC Mini dengan tank eGo ONE Mega. RBA coil 0,50 – 0,70 OHM 18 – 22 WATT. Japan Cotton, Khantal A1 26 5 wraps.

SHARE :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *