Perancang laman web, penulis blog, pesepeda, dan pelari.




Review Miniapolis 23 Paskal

Category : Playground, Review · by Jan 13th, 2019

Sejak dibuka April 2017 lalu saya dan istri sering berkunjung ke 23 Paskal. Saya masih ingat pertama kali berkunjung adalah ketika Ami sedang hamil sudah lumayan besar. Jadi ketika Kinanti lahir, dia selalu kami ajak ke sini.

Salah satu alasan kenapa kami selalu kembali ke 23 Paskal adalah betapa mall ini sangat kids friendly, mereka punya ruang ganti popok dan nursing room yang nyaman (menurut istri saya), mereka bahkan menyediakan toilet khusus anak, keduanya terletak di lantai 3 mall.

Di lantai 3 juga terdapat satu area bermain anak yang menurut saya cukup luas, namanya Miniapolis. Selain Miniapolis, ada juga Amped Trampoline Park dan Game Master di lantai yang sama. Zoomoov juga terdapat di lantai ini, selain tempat-tempat makan yang diperuntukan untuk keluarga dan tempat belanja keperluan anak seperti Mothercare. Selain itu, ada juga Kidzoona di lantai 2, konsepnya mirip dengan Miniapolis.

Akhir pekan lalu, kebetulan saya dan Ami punya waktu luang dan memang sudah kami janjikan sejak lama, kami mengajak Kinanti untuk bermain di Miniapolis. Pilihan sebetulnya ada dua, antara Kidzoona atau Miniapolis, tapi karena saya lihat permainan di Kidzoona lebih cocok untuk anak yang lebih besar, jadi Kinanti saya ajak ke Miniapolis saja.

Anak dengan tinggi di bawah 120 sentimeter wajib didampingi orang dewasa.

Harga tiket masuk adalah Rp. 180.000,- per anak, sudah termasuk 1 orang pendamping dewasa. Ada tambahan Rp. 30.000,- untuk setiap satu orang pendamping tambahan. Harga tersebut berlaku untuk akhir pekan, dari Senin sampai Jumat berlaku harga Rp. 150.000,- per anak dan 1 orang pendamping.

Harga tersebut merupakan harga untuk all-day pass. Jadi berlaku seharian, boleh keluar-masuk selama gelang (kita dikasih gelang kertas sebagai tanda masuk) tidak rusak atau hilang.

Ami kemudian mendaftar sebagai member, karena harganya yang lebih murah, dan memang untuk yang pertama kali datang harga pembuatan member jadinya lebih murah ketimbang kita bayar sekali saja. Mendaftar membership sudah mendapatkan all-day pass dan seorang pendamping. Jadi lebih murah.

Daftar harga all day pass dan monthly pass.

Ada tiga bagian di Miniapolis, indoor, outdoor dan Minizoo. Bagian indoor berisi taman bermain seperti perosotan besar dengan lantai yang dipenuhi bola-bola plastik (seperti yang kita temukan di tempat mandi bola). Ada juga mini excavator, jadi mainan excavator kecil yang berfungsi seperti excavator besar, yang diangkut/dikeruk adalah bola-bola plastik tadi.

Masih di bagian indoor terdapat area permainan dengan tema petualangan dimana anak bisa mengeksplorasi permainan-permainan yang sifatnya mengasah kemampuan fisik dan keseimbangan. Lantainya dilapisi rumput sintesis. Ada lego-lego, ada blok-blok dari kayu yang bisa disusun juga. Saya biarkan Kinanti berlari kesana-kemari di sini.

Ada juga perpustakaan mini dan art corner, di bawah perpustakaan mini ini ada pasar mini dengan buah dan sayuran yang terbuat dari plastik. Ada keranjang belanjanya, jadi anak bisa pura-pura sedang belanja di pasar.

Mini excavator yang berfungsi persis seperti excavator aslinya.
Bola-bola plastiknya transparan.
Area bermain yang dilapisi rumput sintesis.
Pasar mini, anak seolah-olah sedang berbelanja di pasar.

Di area outdoor ada istana balon, sebuah area bermain yang terbuat dari balon raksasa berisi angin. Anak bisa loncat-loncat dan bermain perosotan juga di sini. Terdapat juga beragam mainan beroda dan sepeda-sepeda kecil yang bisa digunakan anak-anak.

Meskipun berada di luar, area outdoor ini ditutupi tenda sehingga tidak usah khawatir hujan atau panas sinar matahari.

Istana balon.
Dewasa bisa ikut naik untuk menjaga anaknya, hanya saja ada beban maksimal di sini.
Ibunya malah ikut senang.

Area ketiga adalah Minizoo. Di sini terdapat kandang-kandang binatang seperti burung, kambing, kuda poni, marmut, dan kelinci yang menghabiskan tempat paling besar. Anak bisa belajar memberi makanan binatang-binatang ini dengan membeli sayuran seharga Rp. 15.000,-.

Anak dan orang tuanya juga bisa menaiki kereta yang ditarik oleh kuda atau kambing, kalau tidak salah harganya Rp. 25.000,- sekali jalan.

Area ini saya suka, karena anak belajar untuk berinteraksi dengan binatang-binatang di tempat yang lebih bersih daripada kebun binatang yang lebih besar. Walaupun memang jumlah serta ragam binatangnya jauh lebih sedikit.

Kebun binatang mini di Miniapolis.
Anak bisa berinteraksi langsung dengan binatang-binatang yang ada di sini.

Sejauh pengamatan saya, taman bermain Miniapolis ini dirancang dan dibangun dengan memperhatikan keselamatan anak. Tidak usah khawatir karena sudut-sudut tajam pasti dilapisi dengan busa atau permukaan yang lebih aman.

Petugas juga selalu ada dan memperhatikan di setiap area. Untuk anak yang lebih dewasa, orang tua tidak perlu khawatir karena keamanan anak terjaga dengan baik.

Seluruh area juga selalu dibersihkan dengan uap tekanan tinggi (menurut petugasnya), dan cairan pembersih anti bakteri. Setiap anak dan dewasa yang masuk, wajib menggunakan kaus kaki dan khusus untuk area kebun binatang mini harus menggunakan sepatu. Jangan khawatir, mereka menyediakan rak sepatu dan locker untuk menyimpan barang bawaan.

All day pass adalah ide bagus menurut saya, karena anak bisa melanjutkan bermain setelah jeda makan di sekitar mall. Atau ketika anak ingin tidur terlebih dahulu karena mengantuk.

Pada akhirnya, bagi saya, yang terpenting adalah Kinanti bisa menikmati waktunya bermain di sini.

Saya juga membuat vlog singkat juga di Youtube, semoga bisa menjadi gambaran untuk yang masih penasaran dengan bagaimana isi dari taman bermain Miniapolis ini:

SHARE :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.