Perancang laman web, penulis blog, pesepeda, dan pelari.




Ngopi? Cobain pake drip bag.

Category : Coffee, Review · by Mar 27th, 2019

Akhir-akhir ini sering kita lihat kopi yang diseduh menggunakan sebuah kantung yang disematkan di atas gelas. Kantung itu namanya drip bag, atau dripper bag, atau filter bag, dan banyak istilah lainnya. Intinya adalah sebuah kantung penyaring yang menyangga kopi agar tidak ikut turun ke dalam gelas ketika dikucuri air, atau diseduh. Kertas penyaring yang dibentuk sedemikian rupa.

Drip bag yang belum terisi kopi.

Fungsinya sama dengan kantung teh yang umum dipakai, atau metode v60 yang juga banyak digunakan sebagai metode menyeduh kopi secara manual. Jadi, kopi bisa dinikmati tanpa ampas dengan mudah.

Pertama-tama kita harus menuangkan bubuk kopi ke dalam kantungnya, kurang lebih sekitar 1,5 sendok makan, atau sesuaikan dengan selera. Ratakan permukaan kopinya, pastikan juga bagian bawah kantung terisi penuh, tidak usah dipadatkan terlalu ekstrim, cukup agar tidak ada ruang kosong saja.

Langkah selanjutnya kita tuangkan air sedikit demi sedikit ke dalam kantung tadi. Airnya cukup di 80 – 90 derajat celsius saja, jangan terlalu panas apalagi kalau tidak sampai mendidih. Tuangkan sedikit demi sedikit dengan jeda setiap 20 detikan. Selesai.

Drip bag ini sekali pakai, jadi kalau sudah selesai bisa langsung dibuang beserta ampas kopinya, kurang ramah lingkungan memang, tapi kan peruntukannya adalah bagi mereka yang sedang tidak ada akses kepada metode penyeduhan lain tapi tidak ingin menyeduh kopi secara tubruk.

Hasilnya lumayan enak, siang kemarin saya mencoba menyeduh kopi dengan drip bag ini, videonya ada di bawah.

SHARE :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.