Ini sepatu istimewa, sepatu yang membawa saya mulai rutin berlari beberapa bulan terakhir. Sepatu ini juga yang melunturkan anggapan saya bahwa produk lokal tidak bisa bersaing dengan produk impor. Karena pemula dan belum mengerti betul cara berlari yang baik, saya tidak dipusingkan dengan spesifikasi teknis. Precise Flexo M ini dulu saya beli karena warnanya, merah-hitam seperti warna kebanggaan tim sepakbola favorit saya AC Milan. Alasan lainnya karena bentuknya bagus, simpel tidak bertele-tele dan yang paling penting harganya terjangkau. Sementara produk sepatu lari impor harus ditebus dengan harga di atas 500 ribu, sepatu ini saya bawa pulang dengan hanya 300 ribu. Ternyata Flexo enak dipakai. Tebakan saya nama Flexo diambil dari fleksibilitas outsolenya. Outsolenya yang dibagi menjadi segmen-segmen berperan dalam mengatur fleksibilitas sepatu ini. Meskipun bantalan solnya tidak terlalu tebal, sepatu ini cukup responsif. Empuk. Arch yang rendah tidak berpengaruh karena kaki saya ternyata memiliki arch yang kurang tinggi. Daya tahan sepatu ini lumayan, beberapa kali juga saya pakai lari “nanjak” di Tahura setelah hujan (berlumpur, beberapa genangan air), tapaknya tidak jadi licin dan tidak ada air tembus ke bagian dalam. Hanya saja setelah beberapa lama, ada karet tambahan yang menempel di bagian bawah outsole yang mudah sekali terlepas. Mungkin 3…

View the article

Into vaping berarti juga siap bertemu puluhan brand dan varian eJuice. Fruity, milky, creamy, campuran anatara dua tipe atau lebih, dan sebagainya. Setelah setengah tahun lebih vaping, saya menemukan benang merah varian yang saya sukai: strawberry dan susu. Milk dari The Millionaires Club Juice menawarkan keduanya, simple strawberry milk cream. Milk memiliki karakter yang sama dengan Gurt yang pernah saya ulas sebelumnya. Ada rasa asam dari strawberry yang memberikan sensasi segar serta krim susu yang manis. Liquid ini, dalam pandangan pribadi saya, adalah liquid yang istimewa. Milk lah yang lantas jadi daily vape juice saya, artinya repeat order berkali-kali karena merupakan juice sehari-hari, bukan juice yang hanya dicoba dan kemudian kecewa. A photo posted by Andri Permana (@awekh) on Apr 16, 2016 at 5:07am PDT First Puff Strawberry menonjol pada hisapan pertama, disertai susu yang lebih ke arah krim. Salah satu blog review lokal mendeskripsikan Milk sebagai strawberry cheescake, saya setuju. Paduan antara rasa-rasa yang ditawarkannya begitu menyatu, seperti halnya cheescake strawberry. Exhale menyisakan aroma strawberry yang diolah, aftertaste yang luar biasa, memberikan rasa segar namun tetap milky dengan sentuhan nikotin yang pas. Daily Vape Ini all day vape juice. Mau cuaca panas atau dingin, lagi hujan atau lagi kering,…

View the article

Kawasan Alkateri dikenal orang sebagai tempat untuk mendapatkan perlengkapan interior bagus dengan harga yang terjangkau, tapi akhir pekan kemarin saya dan istri berkunjung ke Alkateri untuk secangkir kopi. Kopi Purnama dikenal sebagai tempat berkumpulnya Kokoh-Kokoh yang punya toko di sekitar Alkateri. Jangan heran kalau ketika berkunjung ke sana kita mendapati satu atau dua meja diisi mereka, dari yang muda sampai yang rambutnya memutih. Sekedar ngopi, ngemil dan baca koran ujar salah satu dari mereka yang sempat saya ajak ngobrol. Beberapa kali saya datang ke sini kehadiran mereka seolah menjadi ciri khas tempat ini, ada kehangatan dan keakraban yang membuat suasana jadi lebih hidup. Kehangatan khas warung kopi, dengan wujud sebuah cafe yang lebih modern. Daya tarik tersendiri. Fokus istri saya pagi itu adalah Roti Kukus Sarikayanya yang terkenal, jadi dia pesan itu dan Kopi Susu. Saya sendiri merasa bahwa sarapan roti dan kopi bukan seperti biasanya akan menimbulkan masalah, pertama kurang kenyang kedua potensi bolak-balik ke toilet, jadi saya memilih Lontong Cap Gomeh yang juga favorit di Kopi Purnama. Minumnya cukup air mineral. Saya bukan penggemar kopi, tapi untuk ukuran orang yang jarang minum kopi saat mencoba ternyata saya menyukai Kopi Susunya. Pun begitu dengan roti kukusnya yang empuk dan…

View the article

Yoghurt (en: yogurt) itu asam, segar kalau memang racikannya bagus, tapi dominan asam. Itulah kenapa kalau kita belanja yoghurt di super market varian rasanya adalah buah-buahan segar semacam berry-berryan. Kesegaran inilah yang tampaknya ingin disajikan The Millionaires Club Juice dalam varian Gurt. Brewer asal Bandung ini sudah mengeluarkan 3 rasa ejuice: Milk yang melambungkan namanya, Anna dan si bungsu Gurt. A photo posted by Andri Permana (@awekh) on Feb 6, 2016 at 6:49am PST Gurt ditawarkan sebagai yoghurt rasa bluberi, juice yang dalam imajinasi saya akan sangat segar, pun ada sedikit kekhawatiran tentang rasa asam yang terlalu. Saya pribadi termasuk jarang mengkonsumsi buah ini secara langsung, kurang suka karena memang sangat asam, tapi sering menikmati olahannya. Kurang lebih, saya kenal rasanya melalui olahan-olahan tersebut, baik minuman maupun makanan (cake, biskuit, etc.). First Puff Ketika membuka tutup botolnya, sedikit heran karena wanginya mirip dengan juice-juice creamy. Lebih ke wangi popcorn kalau boleh jujur. Coba tetes ke RDA, puff pertama tidak mendeskripsikan rasa yang dijanjikan, malah saya teringat rasa popcorn 21 instead of yoghurt. Inhale sederhana sekali, ada note asam (yoghurt?) yang tipis sekali hampir tidak terasa. Exhale memberikan sensasi yang cukup mengejutkan, rasanya enak memang, tapi deskripsi blueberry yogurt ini lantas…

View the article

Awal bulan jadi punya rutinitas baru sejak vaping: beli eJuice. Mengunjungi VanillaCube beberapa hari lalu mengingatkan saya pada saat pertama kali membeli produk Black’s Brew, The Totem. Setelah bulan lalu bahas Bei Nai, kali ini saya mau bahas Bungai. A photo posted by Andri Permana (@awekh) on Nov 27, 2015 at 7:05am PST Bungai dideskripsikan sebagai juice yang creamy sekaligus milky, Strawberry Vanilla Milk. Saya belajar kalau banyak sekali juice yang menjual strawberry sebagai layer utama dari produknya. Perkiraan saya adalah karena lebih akrab di lidah kita jadi akan lebih mudah diadaptasi. Dan betul saja, Bungai berhasil membuat saya menikmati vaping untuk pertama kalinya tanpa kesulitan untuk beradaptasi dengan rasanya. First Puff Strawberry yang asam saat inhale sangat tajam, segar, unik mengingat Bungai dideskripsikan sebagai juice yang creamy. Strawberry ini bukan seperti susu strawberry atau permen strawberry, tapi buah strawberry yang raw yang memang terasa sangat segar. Saat exhale baru terasa milknya, dengan aftertaste susu dan vanilla. Bisa dibayangkan, bagaimana rasanya kesegaran buah strawberry dibalut rasa susu, enak enak dan enak. Vapor tebal, kaget, karena saat itu saya baru saja ganti device dari eGo ONE ke Evic Mini. Pun masih belum memakai RDA, performa¬†Bungai di tank luar biasa. Daily Vape…

View the article

A photo posted by Andri Permana (@awekh) on Dec 26, 2015 at 9:05pm PST Pear, saya suka pear. Pear itu buah yang segar dan juicy. Tapi bagaimana jadinya kalau pear dipadukan dengan kelapa? Bei Nai merupakan ejuice yang sulit dikategorikan, apakah creamy atau fruity. Kesegaran buah didapat dari aroma pear tadi, tidak ada krim rasa susu atau vanilla tapi Bei Nai punya kelapa. Ya, aroma kelapa ternyata enak untuk dinikmati dan terasa seperti krim. Black’s Brew, brewer asal Yogyakarta menawarkan keuinikan paduan dua aroma buah tersebut dalam Bei Nai, salah satu varian dari empat varian rasa yang ditawarkan melalui brand The Totem. First Puff Kelapa kelapa dan kelapa, saya tidak menemukan kesegaran pear saat inhale pertama di RDA. Baru saat exhale, terasa kesegaran buah yang tipis, tapi sangat tipis. Tapi oh, ini pear, pear memang seperti itu bukan? Tidak menonjol seperti jeruk atau nanas misalnya. Pun begitu, aroma kelapa yang kuat ini nikmat. Imajinasi saya, kalau pakai nic 3mg atau 6mg, throat hit akan terasa lembut. Pernah mencoba beberapa puffs Gravity dengan nic 6mg, saya pikir karena brewernya sama maka karakternya juga akan sama. After taste hampir tidak ada, sedikit di aroma kelapa, tapi seringkali absen setelah beberapa kali puffs….

View the article

Butterscotch pada dasarnya terdiri atas mentega dan gula merah, Angel & James (seringnya disingkat A&J) meracik dua aroma bahan dasar tersebut menjadi sebuah produk eliquid yang nikmat. Jujur saja, sebelum mencoba liquid ini saya lupa rasa butterscotch itu seperti apa. Keberhasilan A&J mengingatkan saya akan rasa butterscotch itu seperti apa tanda bahwa liquid ini pantas dikategorikan sebagi liquid yang patut diberi nilai di atas rata-rata. Klik untuk review eJuice/eLiquid yang lain. First Puff Luar biasa, tebal sekali aroma menteganya saat inhale. Rasa manis khas liquid “dessert” kalau istilah saya, langsung terasa bahkan pada isapan pertama. Adalah aroma gula merah yang tercium saat exhale, namun tipis, tidak terlalu tebal, hampir tertutup aroma mentega. Throat hit terasa medium, maklum saya terbiasa dengan liquid 0MG. After taste manis, gula merahnya yang malah tersisa di mulut. Daily Vape Throat hit yang terasa sedikit kasar saat isapan pertama ternyata hanya soal kebiasaan, setelah beberapa kali puff throat hit melembut. Hampir satu minggu saya pakai A&J Butterscotch ini, sekarang hilang sama sekali. Pun memiliki rasio 60:40 (PG 60%, VG 40%) A&J mampu menghasilkan vapor yang cukup banyak dan tebal. Jadi, seru kalau dipakai di RDA, nikmat kalau dipakai di tank. Sekitar 2/3 dari 30 ML saya…

View the article

Sudah hampir dua bulan saya berhenti merokok (konvensional) dan beralih ke personal vaporizer atau biasa disebut vape. Jadi instead merokok asap hasil pembakaran tembakau, saya sekarang menghisap uap. Saya sering menganalogikan dengan uap yang dihasilkan saat nasi ditanak pada rice cooker, elektrik. Tidak sepenuhnya aman memang saya sadari dan ketahui, tapi lebih aman dari pada merokok konvensional. Hilangnya tar dan bahan-bahan kimia lain yang ditambahkan saat proses produksi tembakau untuk rokok membuat saya merasa bahwa ini jalan keluar untuk berhenti merokok, memulai setidaknya. Pendapat pribadi, mohon jangan diambil serius karena saya bukan pakar kesehatan. Banyak referensi baik yang pro maupun kontra mengenai efek rokok elektrik ini untuk tubuh manusia, saya mempertimbangkannya tentu saja, dan hasil pertimbangan saya seperti yang saya sebutkan tadi, saya merasa bahwa ini bisa menjadi awal dari lepasnya ketergantungan akan rokok. Satu pesan penting yang harus diketahui para pemula seperti saya: teliti. Teliti bagaimana sebuah device bekerja, apakah aman atau beresiko? Jangan ragu bertanya, dan jangan kepada satu atau dua orang saja. Teliti bahan-bahan apa yang dikandung cairan vape, apakah aman untuk dikonsumsi atau tidak? Cari referensi sebanyak mungkin. Teliti. Ipar saya yang mengenalkan vape, tidak mengajak, hanya mengenalkan. Tidak lama kemudian saya membeli sebuah eGo ONE…

View the article

Minggu pagi ini saya habiskan menonton siaran Televisi, kita seringkali menyebutnya TV saja. Ramona entah kenapa rajin sekali masak pasta, tiga hari terakhir ini saya sarapan pasta. Pastanya enak, memang, meskipun hanya pasta instan hasil belanja awal bulan kemarin. Mungkin karena Mona yang masak, maksudnya karena orang lain yang masak. Mona juga suka berarti, atau hanya karena dia tahu saya suka? Yang terakhir, bagian dari kepercayadirian saya. Jadi laki-laki itu harus percaya diri, kalau tidak, bagaimana orang lain mau percaya sama kita? Ya, ada benarnya. Minumnya Nutrisari hangat, biar semuanya jadi hangat, ujar Mona. Pasta, Nutrisari dan TV bikin hangat. Hangat, akhir-akhir ini, berubah jadi sesuatu yang berharga. Mona, baru saja pindah tempat kost. Sebetulnya kali ini lebih boleh dibilang rumah. Rumahnya ini sekarang terletak di bagian atas kota Bandung, bukan tepat di atas kota Bandung maksudnya, tapi di tempat yang lebih tinggi daripada rata-rata kota Bandung. Dan di tempat semacam ini, udaranya dingin luar biasa. Itu, itulah kenapa saya bilang bahwa kehangatan sekarang berubah menjadi sesuatu yang berharga. Seperti halnya rumah ini, rumah yang pagi ini kami pakai untuk menikmati Minggu pagi sama-sama. Berharga. Rumahnya tidak besar, ada dua kamar tidur, satu kamar mandi, ruang tamu, lalu ada dapur….

View the article

Ruang

Kamar saya cukup besar, karena pada dasarnya manusia tidaklah dapat hidup sendiri saya bagi kamar itu dengan beberapa orang yang saya percaya. Saya bagi menjadi beberapa ruang. Saya buatkan sekat pemisah satu dengan lainnya. Saya tata rapi ruang-ruang yang dipisah sekat itu sama besar. Beberapa diantaranya memang lebih besar dari yang lainnya, tapi kebanyakan adalah sama besar. Ruang-ruang itu saya beri perlengkapan secukupnya, dibuat senyaman mungkin agar ada yang mau tinggal di sana. Ada dua ruang besar, beberapa ruang yang sedikit lebih kecil dari yang dua tadi, ruang-ruang yang dengan sendirinya terisi ketika saya selesai membangunnya. Semakin hari, semakin bertambah jumlah ruangnya. Setiap beberapa saat ruang itu ada yang bertambah besar, ada juga yang mengecil. Saya yang membuatnya seperti itu, alam bawah sadar saya yang menentukan seberapa besar ruang itu akan memperluas atau mengecilkan diri. Dan sisanya adalah ruang-ruang yang lebih kecil, berderet berhadapan sama besar membentuk lahan di tengahnya menjadi sebuah lorong yang sangat panjang. Ruang-ruang yang saya biarkan kosong untuk sementara. Ruang yang saya biarkan menghilang dengan sendirinya, yang juga dapat membesar dan mengecil, mencaplok ruang di sebelahnya sehingga menjadi dua kali lebih besar atau hilang karena dimakan ruang lainnya. Tapi justru karena ruang-ruang itu memang diperuntukan untuk…

View the article
@